Apa yang Membedakan Jilid Soft Cover dan Hard Cover?

Membedakan Jilid Soft Cover dan Hard Cover

Apakah anda berencana untuk membuka bisnis penjilidan buku? Bisnis penjilidan dinilai masih sangat eksis, lantaran banyak orang yang saat ini masih menggunakan lembaran kertas. Jika anda memang tengah merencanakannya, tentu anda harus mengetahui hal penting apa saja yang berkaitan dengan bisnis tersebut. Contohnya adalah harga jilid soft cover dan hard cover, serta perbedaan yang dimilikinya.

Hal ini pastinya sangat penting, mengingat banyak orang yang akan menggunakan jasa jilid anda. Apalagi jika customer bingung ketika memilih jenis jilid yang tepat. Sebagai penyedia jasa penjilidan yang berkualitas, pastinya anda harus mampu menjelaskan apa saja perbedaannya. Dengan begitu, kemungkinan pelanggan akan puas dan kembali ke tempat anda. Nah, supaya anda tahu perbedaan keduanya, simak penjelasan ini.

Perbedaan Hard Cover dan Soft Cover Jilid

Membedakan Jilid Soft Cover dan Hard Cover

Soft cover maupun hard cover jilid memiliki persamaan dalam fungsinya, yakni menyambung lembaran kertas menjadi bentuk buku. Namun tentunya, kedua cara ini memiliki perbedaan dalam berbagai hal. Beberapa perbedaan tersebut antara lain :

1. Ketahanan

Hard cover mempunyai ketahanan yang lebih baik jika dibandingkan soft cover. Hard cover dibuat dari bahan kulit, sementara soft cover dibuat dari kertas atau kain biasa yang lebih tebal.

2. Bahan pelapis

Dalam membuat jilid hard cover diperlukan pelapis atau board, yang memberikan efek kokoh pada hasil penjilidan. Namun pada jilid soft cover anda tidak akan menemukan pelapis board, karena hanya menggunakan lem perekat.

3. Kualitas

Jika melihat beberapa perbedaan sebelumnya, tentu anda sudah bisa menebak bahwa hard cover dinilai lebih berkualitas. Kualitas ini dipengaruhi oleh jumlah halaman yang dijilid, yakni hard cover mampu menyimpan lembaran dalam jumlah ratusan. Sementara soft cover hanya mampu menyimpan halaman dalam jumlah yang nggak lebih dari seratus halaman.

4. Proses pengerjaan

Jika diperhatikan, hard cover memerlukan waktu yang lebih lama untuk proses penjilidan dibandingkan soft cover. Penyebabnya adalah proses penjilidan hard cover lebih rumit, serta peralatannya yang juga lebih banyak.

5. Harga jilid

Dari beberapa perbedaan di atas, tentu anda sudah bisa menyimpulkan bahwa harga jasa jilid soft cover lebih murah dibandingkan hard cover. Karena proses pengerjaannya lebih mudah, tidak ribet, serta tidak memerlukan banyak peralatan yang membuat pengerjaannya lebih lama.

Sekarang anda sudah tahu bukan apa saja perbedaan hard cover dan soft cover jilid? Nah, beberapa hal ini memang sangat penting anda tahu sebelum membuka usaha penjilidan.